30 April 2008

Celengan Ajaib





HARI Minggu (27/4) kemarin, Echa dan Papa dengan penuh semangat 45 membawa sebuah celengan berbahan plastik dari kamar. Soalnya, setelah beberapa bulan menabung dan mengumpulkan uang ke dalam celengan itu, Papa berniat membelikan Echa sebuah sepeda baru. Sepeda yang selama ini diinginkan gadis kecil Echa Diva.

Setelah membentangkan koran untuk menampung uang-uang yang diyakini Papa cukup untuk membawa pulang sebuah sepeda gaul alias sepeda model masa kini, Papa tanpa ragu langsung menghunjamkan pisau dan mulai menyembelih celengan.

"Waah....akhirnya Echa bisa beli sepeda ini," kata Papa bersemangat.

Begitu celengan terbuka, Papa langsung membalik-balik uang kertas dan recehan yang memenuhi celengan Echa.

"Aduh... ada yang tidak beres ini,"kata Papa sedikit panik.

"Kenapa,"tanyaku keheranan.

"Lho kok uang-uang lima puluhan ribu yang Papa masukkan celengan nggak ada semua? Kok yang 20-an dan 10-an juga nggak ada? Ini kok cuma ribu-ribuan plus lima ribu satu lembar dan recehan?"tambah Papa.

Karena penasaran, Mama bergabung dengan si Papa yang ngomel tanpa henti. Dan setelah ikut membolak-balik isi celengan muncul juga rasa heran dalam diri. "kok bisa ya uangnya tinggal ribu-ribuan. Padahal kan, banyak uang 20-an dan 10-an yang dimasukkan celengan? Jadi kemana semua uang-uang itu?"pikirku.

Sewaktu celengan diperiksa juga nggak ada yang bolong. Tapi kenapa isi celengan bisa berubah?????

Tanpa bermaksud menuduh 'oranglain' yang pernah tinggal bersama kami sebagai pengasuh gadis kecil, kami mengambil kesimpulan celengan telah berganti dengan yang baru. Dengan model sama tapi isinya berbeda. Ya, maklum karena celengan milik Echa banyak banget dijual di warung dan supermarket. Tentunya dengan harga super murah "hanya 2.500".

Berhubung nggak ada yang bisa dilakukan, akhirnya kami mengikhlaskan kejadian itu dan memutuskan untuk menggesek uang plastik untuk mendapatkan rupiah agar bisa membawa pulang sepeda impian Echa.

Minggu sore, kami berencana membeli sebuah sepeda untuk Echa. Soalnya, dari pagi Echa memang sudah terlanjur semangat untuk membeli sepeda. Bahkan, selama seharian penuh dia membawa uang seribu dan bilang mau beli sepeda. Ada-ada aja....

Tapi, rencana membeli sepeda akhirnya tertunda karena Echa keasikan main ama Abang Dika, temen main Echa yang Ayahnya satu kantor dengan Mama.

Karena udah maghrib, akhirnya kami memutuskan menunda membeli sepeda keesokan harinya.

Tapi yang terjadi di luar dugaan kami. Ternyata malamnya badan Echa demam tinggi sambil menangis minta sepeda. Berhubung sudah hampir tengah malam, akhirnya kami memutuskan meminjam sepeda Abang Dika.

Berbekal sepeda pinjaman, demam Echa bisa sedikit berkurang dan sudah nggak rewel lagi. Cuma, pinggang papa nyaris copot setelah menuntun sepeda karena kaki Echa belum sampai ke tanah.


Dan taraaaaa.....Echa udah dibeliin sepeda baru plus sebuah tas sekolah.... Jadi dia bisa puas main sepeda.

Biar aja uang dalam celengan ilang. Ini bisa jadi pelajaran berharga untuk tidak terlalu percaya dengan 'oranglain'. Ingat kejahatan tidak hanya karena ada niat tapi juga ada kesempatan.....waspadalah...waspadalah...waspadalah....(*)

26 April 2008

Berjibaku dengan Rutinitas IRT

UDAH dua minggu ini posting blog lagi sereeeet banget. Gimana nggak seret kalo sekarang ini waktunya banyak tersita untuk ngurusin gimana caranya bisa menyelesaikan urusan kerja, urusan rumah dan urusan gadis kecil yang mulai lasak dengan sempurna.

Sejak PRT resign (busyeet...udah mirip ama temen2 di Tribun aja... hallo veby dan Min yang udah mendahului kami... resign maksudnya), semua rutinitas jadi kacau balau...

Gimana nggak kacau, urusan liput meliput harus pake shift. Pastinya berhubungan dengan masalah penjagaan si gadis kecil Echa Diva. Mana sekarang si papa lagi sibuk meeting, breafing, keliling, pusing plus pening.... kalo udah gitu...kami jadinya harus antree dan menunggu si papa selesai berpusing-pusing alias keliling. Halah....

Kayak hari Rabu kemarin. Udah janjian liputan jam lima di Nagoya Hill, eh si papa mendadak disibukkan dengan urusan pekerjaan yang nggak bisa ditunda. Alhasil, nggak cuma papa aja yang pusing-pusing alias keliling mal, kami juga harus sibuk berkeliling mal. (walau sebenarnya sambil hunting materi liputan).

Tapi bukan Echa namanya kalo nggak bersemangat mengelilingi Nagoya Hill yang akhirnya sukses membuat kaki mamanya gempor. Untungnya ada penjual es krim yang berhasil memikat perhatian gadis kecilku itu. Walau cuma beberapa menit, akhirnya berhasil juga membuat Echa duduk diam menikmati lezatnya es krim yang harganya super murah. Hanya Rp 3.500 lho. (kok jadi iklan???!!!).... hehehehehe...




Sebenarnya sih, kita udah berusaha mencari PRT baru menggantikan tujuh PRT yang udah pada resign (kesannya kami kok galak ama pembantu ya, gonta-ganti pembantu) tapi ya gitu deh. Di Batam ini mendapatkan pembantu yang awet ibarat mendapatkan pulung atau keberuntungan.

Walau terus berusaha lewat iklan di media massa, kami mulai berpikir untuk menitipkan echa di daycare alias taman penitipan anak. Ya mudah2an Echa baik2 aja....yang penting adalah mandiri dan nggak merepotkan keluarga. Ceileee.....

Resep Masakan Hotel Pelangi Tanjungpinang

MASAKAN ini sebenarnya cocok disajikan waktu perayaan Imlek alias Gong Xi Fat Cai. Tapi, kalo ada yang berminat untuk mencoba di rumah pada hari-hari biasa, nggak ada salahnya kan? Selamat Mencoba...



Kari Ayam Hijau (Jin Shang Tian Hua)



Bahan:

4 ons ayam

500 ml santan

Bumbu:

50 gram cabai hijau

2 sendok makan bumbu kari

3 ons bawang merah

1,5 ons bawang putih

5 lembar daun jeruk

Garam, penyedap rasa secukupnya

Cara Memasak:

1. Haluskan cabai hijau, bawang merah dan bawang putih

2. Tumis bumbu halus, daun jeruk dan bumbu kari hingga harum

3. Masukkan santan dan ayam. Masak hingga matang, sajikan.



Ikan Asam Manis Mangga (Nian Nian You Yu)



Bahan:

1 kilogram ikan segar

1 buah mangga

1 buah bawang bombay

2 buah cabai merah

Bahan Saus:

3 sendok makan gula

Garam secukupnya

Tepung kanji secukupnya

3 sendok makan air

Cara Memasak:

1. Bersihkan ikan, goreng dan sisihkan

2. Tumis bawang bombay, masukkan air, cabe merah dan mangga yang telah dipotong-potong

3. Tambahkan air dan gula, didihkan

4. Setelah mendidih tambahkan kanji, masak hingga kental.

5. Angkat kuah dan siramkan ke atas ikan yang sudah digoreng

6. Sajikan untuk delapan hingga 10 orang



Ketam Thailand



Bahan:

1 kilogram ketam

200 ml santan

Bumbu:

50 gram cabai merah

50 gram cabai hijau

50 gram bawang bombay

50 gram bawang putih

Minyak goreng secukupnya

Bumbu perasa secukupnya

Garam secukupnya

Cara Membuatnya:

1. Bersihkan ketam, goreng hingga matang, sisihkan

2. Cincang bumbu dan tumis hingga harum

3. Masukkan santan dan tambahkan bumbu perasa serta garam

4. Masukkan ketam, masak hingga agak kering

5. Sajikan untuk delapan hingga 10 orang



He Se




Bahan:

Daging ikan

Wortel

Lobak asin

Selada

Lobak putih

Bahan Kuah:

Kacang tanah

Wijen

Air Jeruk

Cuka

Cara Membuatnya:

1. Bersihkan ikan, buang tulangnya dan iris tipis-tipis, sisihkan

2. Wortel dan lobak putih dipotong panjang, sisihkan

3. Iris tipis lobak asin kering, sisihkan

4. Potong tipis daun selada, sisihkan

5. Campur kacang tanah yang digiling, gula, air jeruk, wijen serta air, sisihkan

5. Tata irisan tersebut dalam piring, siram dengan kuah kacang, sajikan



Huan Jin Gun Gun Lai



Bahan A:

10 buah bakso udang

10 buah bakso ikan

1 ekor Gamat (iris tipis)

1 ons daun selada,

10 ekor udang kupas

3 ons sawi putih

Bumbu Kuah:

Air secukupnya

Bumbu perasa secukupnya

10 batang daun sup

2 sendok makan bawang goreng

3 batang daun bawang

Garam dan penyedap rasa secukupnya

0,5 sendok teh merica

Cara Membuatnya:

1. Biarkan Bahan A dalam keadaan mentah dan tersusun rapi

2. Letakkan bahan untuk kuah ke dalam steamboat, kemudian masukkan air yang telah dimasak

3. Letakkan periuk steamboat di atas gas pemanas, biarkan sampai mendidih

4. Setelah mendidih, masukkan bahan mentah

5. Sajikan selagi panas (untuk 10 orang)



Sayur Manusia



Bahan:

3 ons sawi hijau

3 ons sawi putih

3 ons wortel

3 ons kol

3 ons kailan

3 ons sayur minyak

3 ons lobak putih

3 ons bawang merah

3 ons bawang putih

3 ons cabai merah

800 ml santan cair

Bumbu perasa secukupnya

Cara Memasak:

1. Haluskan bawang merah, bawang putih, serta cabai merah

2. Tumis bumbu halus sampai harum

3. Tambahkan santan

4. Tambahkan bumbu perasa

5. Masukkan sayur, masak hingga matang

6. Angkat dan sajikan

22 April 2008

Berkantor di Rumah dengan SOHO

JIKA dulu seorang wanita bekerja demi membantu keuangan keluarga agar dapur tetap mengepul, hal itu agaknya tidak berlaku lagi. Itu bisa dilihat dari makin banyaknya wanita yang memilih bekerja dan berkarya meski pendapatan suami sudah berlimpah.

Adanya persiapan matang melalui tingkat pendidikan juga cukup menerangkan bahwa pekerjaan bagi wanita bukan hanya bertujuan mendapatkan penghasilan. Tapi lebih sebagai media efektif mengaktualisasikan diri. Terlebih, jenis profesi yang dipilih juga kian beragam termasuk profesi yang identik dengan kaum lelaki.

Awalnya, wanita bekerja masih harus dihadapkan dengan pilihan antara bekerja atau keluarga. Namun kini, "beban" itu bisa sedikit dikurangi. Sebab, kecanggihan teknologi informasi memungkinkan wanita bekerja serta mengendalikan pekerjaan dari rumah. Yakni dengan konsep small office home office (SOHO).

Kiat Menulis Laporan Perjalanan

KITA semua pasti pernah melakukan perjalanan, entah ke luar kota, entah ke mancanegara, entah ke kutub selatan dan utara, atau cuma menengok kerabat di kampung sebelah. Nah, sudahkah Anda mendokumentasikan kisah perjalanan Anda dalam sebuah tulisan?
Berikut tips dari Bung Akmal, wartawan Tempo di milis apsas yang ia kelola:
Melakukan perjalanan (ke luar kota, luar negeri) baik untuk kepentingan pekerjaan atau sekadar hobi pribadi, merupakan aktivitas yang sangat menarik. Banyak manfaat yang bisa diambil. Para prosais dan penyair merekonstruksi ulang perjalanan itu dalam pelbagai bentuk kreatif. fotografer mengabadikannya dalam komposisi-komposisi visual.

Salah satu bentuk yang lebih umum, dan lebih cepat dikerjakan, adalah catatan perjalanan (bisa juga disebut "kisah perjalanan" atau apa pun nama lainnya), yang bisa dengan lekas dipublikasikan di media cetak umum.

21 April 2008

Kanker Serviks, Bahaya Laten yang Mengancam Jiwa

BAGI seorang wanita, rahim adalah organ yang sangat penting dan memberikan arti tersendiri bagi kehidupannya terutama kehidupan rumah tangga. Bagaimana tidak, tanpa ada rahim seorang wanita pasti akan merasa tidak berarti terutama di mata suami.

Meski rahim dianggap penting, ternyata tidak sedikit wanita yang tak terlalu "peduli" kesehatan organ tubuh yang satu ini. Dan kepedulian itu justru baru muncul saat seseorang sudah divonis kanker oleh dokter. Salah satunya adalah kanker leher rahim (kanker serviks).

Padahal, jika kepedulian diberikan sejak dini misalnya saat pertumbuhan sel kanker masih dalam tahap stadium IA, penyakit yang masuk kategori silent killer itu masih bisa disembuhkan secara total. Itu karena, kanker serviks merupakan jenis kanker yang paling mudah dicegah dan diobati.

Tentu saja jika keberadaan sel kanker berhasil dideteksi sejak dini melalui skrining kanker. Sebab, penyakit ini memiliki perkembangan yang relatif lama yakni 10 hingga 15 tahun mulai infeksi sampai benar-benar menjadi kanker invasif.

"Deteksi dini memperbesar peluang kesembuhan dan menghemat biaya yang harus dikeluarkan untuk penyembuhan penyakit,"terang dr Enting Prihantina SpOG, dokter spesialis kandungan dan kebidanan, RS Budi Kemuliaan Batam saat mengisi talkshow di Miracle Aesthetic Clinic Batam.

Salah satu skrining yang bisa dilakukan adalah pap smear. Skrining ini bisa dilakukan tiga tahun setelah hubungan seksual pertama. Jika hasilnya normal, skrining dilakukan secara rutin setahun sekali. Bagi yang berusia di atas 30 tahun, dianjurkan melakukan pemeriksaan HPV DNA. Sebab pada usia ini resiko infeksi HPV persisten meningkat.

"Pap smear juga harus tetap dilakukan walau rahim sudah diangkat (tindakan untuk menghentikan penyebaran sel kanker). Yakni untuk memastikan tak ada masalah pada area tumpul serviks,"terangnya.

Selama ini, pap smear kurang populer untuk dilakukan karena kebanyakan wanita merasa kurang nyaman dan membayangkan hal yang tidak mengenakkan terkait pemeriksaan area pribadi ini.

Padahal, pemeriksaan medis yang membutuhkan biaya sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu ini hanya membutuhkan waktu yang sebentar. Bahkan, hanya beberapa menit dan tidak akan terasa sakit sama sekali.

"Pemeriksaan ini memerlukan sampel sel-sel pada leher rahim.Untuk mengambil sampel tersebut, mulut rahim akan dibuka dengan spekulum selanjutnya sampel diambil menggunakan cervixbroom. Berdasarkan sampel itulah akan diketahui apakah sel-sel leher rahim normal atau abnormal,"terang dr Enting.

Bila ternyata sel-sel leher rahim terkena kanker harus diketahui dulu tingkatan atau stadium kanker bersangkutan. Hal tersebut terkait penanganan yang bakal dilakukan untuk mengatasinya. Bila stadium masih masuk awal, pengangkatan rahim bisa menjadi solusi menghentikan penyebaran sel kanker.

Lain halnya bila stadium penyebaran sel kanker sudah masuk kategori tinggi atau bahkan sampai stadium III, tindakan yang dilakukan hanyalah kemoterapi. Itulah kenapa perlu dilakukan skrining sejak dini untuk mengetahui ada tidaknya sel kanker agar proses penyembuhan lebih mudah dan murah. (*)



Gejala Muncul Setelah Kanker Menyerang

PENYAKIT kanker leher rahim (serviks) merupakan bahaya laten yang patut diwaspadai. Sebab, penyakit yang sebenarnya paling mudah dicegah dan diobati ini tidak memberikan gejala khusus sebelum kanker memang sudah benar-benar berada dalam stadium akhir.

"Penyakit ini baru akan bergejala setelah menjadi kanker yakni keluar darah setelah berhubungan intim atau keputihan dalam jumlah yang banyak. Tapi pada fase itu, kanker sudah tidak bisa dicegah lagi. Itulah kenapa perlu dilakukannya deteksi dini,"jelas dr Tjahja Sanggara SpOG, dokter spesialis kandungan dan kebidanan RS Awal Bros Batam.

Mengenai faktor apa saja yang berperan pada terjadinya kanker serviks, menurut dr Tjahja ada cukup banyak hal. Di antaranya multiparitas atau memiliki anak banyak, merokok, penyakit hubungan seksual dan faktor nutrisi. Dan berdasarkan penelitian, ada juga yang mengatakan bahwa wanita yang berhubungan intim dengan laki-laki yang tidak dikhitan akan meningkatkan resiko terkena kanker serviks.

"Faktor nutrisi juga meningkatkan resiko kanker serviks karena sekarang ini tidak sedikit orang enggan mengonsumsi makanan dengan anti oksidan tinggi. Misalnya kacang-kacangan seperti kacang kedelai, tahu, tempe, buah-buahan yang mengandung anti oksidan atau vitamin C dan E,"ungkapnya. (*)



Antisipasi dengan Vaksinasi HPV

HASIL penelitian terbaru yang menyatakan bahwa ada hubungan antara kejadian kanker serviks dengan infeksi HPV sedikit memberikan angin segar. Sebab, setidaknya ada hal yang bisa dilakukan sebagai tindakan antisipasi pencegahan kanker leher rahim. Yakni melalui vaksinasi HPV.

"Vaksin ini sifatnya profilaksis atau pencegahan bukan terapetik atau pengobatan. Artinya, penggunaan vaksin ini hanya bisa mencegah kejadian kanker leher rahim tapi tidak dapat mengobati kanker,"terang dr Tjahja Sanggara SpOG, dokter spesialis kandungan dan kebidanan RS Awal Bros Batam.

Mengenai siapa saja yang bisa melakukan vaksinasi dengan masa proteksi selama 53 bulan atau sekitar 4 tahun ini adalah wanita yang belum terinfeksi HPV atau belum pernah melakukan hubungan seksual.

"Vaksin bisa diberikan pada usia 10 hingga 55 tahun. Tergantung perkiraan usia awal hubungan seksual. Dan bagi wanita yang telah aktif melakukan hubungan seksual perlu dilakukan pap smear dulu lewat hybrid capture atau PCR,"ungkap dr Tjahja.

Skrining infeksi HPV tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efektifitas vaksinasi HPV. Sebab, meski tak merugikan tapi efektifitas penangkalan infeksi HPV lebih rendah jika diberikan pada orang yang sudah terkena infeksi HPV. Vaksinasi ini juga tak dianjurkan bagi wanita hamil. (*)



Fakta:

*Kanker serviks adalah kanker kedua terbanyak (se-dunia) pada wanita 500 kasus baru per tahun

*Negara berkembang memiliki 3/4 kasus

*Kanker nomor satu pada wanita (di Indonesia)

*Prevalensi 90-100 kasus per 100 ribu penduduk (Indonesia)

*Ditemukan 200 ribu kasus baru per tahun (Indonesia)

*99,7 persen kanker serviks disebabkan infeksi HPV

*Kanker serviks satu-satunya kanker yang bisa dicegah lewat deteksi dini

Sumber: Lab Prodia dan RS Awal Bros Batam




Peluang Kesembuhan Kanker Serviks

Stadium IA : 100 persen

Stadium IB : 87 persen hingga 90 persen

Stadium IIA : 68 persen hingga 83 persen

Stadium IIB : 62 persen hingga 68 persen

Stadium III : 33 persen hingga 48 persen

Stadium IV : 14 persen

Sumber: Lab Prodia Batam



Deteksi Dini di Puskesmas Gunakan Tes Asam Asetat

SELAIN pap smear sebenarnya ada sejumlah metode deteksi dini untuk memastikan ada atau tidaknya sel kanker di leher rahim. Nah, bagi Anda yang ingin tahu apa saja pemeriksaan yang bisa jadi pilihan tersebut, berikut beberapa metode yang sudah ada di Batam termasuk RS Awal Bros Batam:

1. Pap Smear

Metode ini sampai saat ini masih banyak digunakan. Selain dikenal luas, sensitivitas pap smear jika dilakukan setiap tahun mencapai 90 persen, setiap dua tahun 87 persen, setiap tiga tahun 78 persen dan bila setiap lima tahun mencapai 68 persen.

2. Thin Prep

Metode ini merupakan modifikasi pap smear yakni pengumpulan sel usapan serviks di dalam cairan. Tujuannya untuk menghilangkan kotoran, darah, lendir serta untuk memperbanyak sel serviks yang akan dikumpulkan untuk meningkatkan sensitivitas. Hasilnya, metode ini memiliki sensitivitas 73,6 persen atau lebih besar dibanding pap smear yang hanya memiliki sensitivitas 67,3 persen.

3. Pap-Net

Pap-Net merupakan sistem interaktif computer untuk menilai sediaan pap smear. Sistem ini memiliki keuntungan lebih sensitif dibanding penilaian pap smear konvensional. Itu karena Pap- Net mampu menemukan kelainan sel pada sebaran sel abnormal yang jumlahnya kurang dari lima sel. Sensitifitas Pap-Net lebih tinggi dibandingkan manual (86 persen vs 79,8 persen) untuk penilaian HSIL.

4. Tes Onkoprotein

Tes ini bertujuan mendeteksi adanya onkoprotein E7, dimana sampel didapat dari bilasan cairan serviks dan vagina. Skrining ini mendapatkan positif onkoprotein E7 sebenar 60 persen dari penderita kanker serviks yang positif HPV tipe 16.

5. Hybrid Capture (HC)

Pemeriksaan ini hanya mampu mendeteksi infeksi HPV resiko tinggi pemicu kanker serviks tapi tidak dapat mendeteksi kelainan sel pra kanker. Sehingga spesifisitas HC lebih rendah dibandingkan papsmear.

6. Tes Asam Asetat

Pemeriksaan sederhana menggunakan visualisasi asam asetat ini bisa dilakukan di Puskesmas. Pemberian asam asetat pada bagian serviks akan menunjukkan lesi pra kanker. Sensitivitas cara ini adalah 55 persen dengan spesifitas 82,1 persen. (*)

Aquascape, Pesona Tanaman Air yang Menyejukkan

Contoh Aquascape koleksi Ocean Aquarium Centre, Batam

AKUARIUM yang awalnya sangat identik dengan hobi, belakangan justru menjadi bagian dari aksentuasi sebuah hunian agar terasa lebih 'hidup'. Bahkan, tidak sedikit yang justru menjadikan benda ini sebagai point of interest ruangan dalam sebuah hunian.

Bagi Anda yang sedang mengalami kebosanan dengan tampilan akuarium yang identik dengan ikan sebagai pusat perhatian utama, kenapa tidak mencoba beralih dengan menghadirkan aquascape sebagai alternatif pilihan.

Sebab, hijaunya tanaman air akan memberikan kesegaran serta kesejukan dalam hunian. Terlebih juga ditambahkan ikan serta sentuhan lighting. Paduan tersebut pastinya akan makin membuat tampilan aquascape terlihat lebih eksotik.

"Berbeda dengan akuarium yang menjadikan ikan sebagai pusat perhatian, aquascape justru menjadikan ikan hanya sebagai hiasan atau aksen pemanis saja. Sebab, perhatian utamanya berada pada tanaman air,"ungkap Andy, Karyawan Ocean Aquarium Centre, Kompleks Citra Mas Blok A No 1-3 Batam.

Resep Masakan Harris Resort Batam

RESEP masakan dari Harris Resort Batam. Kombinasi buah dan sayur yang banyak mengandung serat dan vitamin dengan daging yang mengandung banyak protein bisa mengenyangkan tapi tidak membuat gemuk.
Dengan bahan yang mudah diperoleh, mudah-mudahan semua bisa mencobanya di rumah. Selamat Mencoba!



Prawn Etouffe Piccadilo Style




Bahan:

5 ekor (200 gram) udang segar (ukuran-2)

2 sendok makan cabai bubuk

1 sendok teh oregano

1/2 gram daun basil segar

2 gram garam

2 gram merica

50 gram beras merah

100 gram labu

200 ml kaldu kepiting

40 gram daging kepiting

Cara Membuatnya:

1. Panaskan alat pemanggang, setelah itu berikan rasa pada udang dengan garam dan merica

2. Untuk saus, tumis daging kepiting hingga matang. Tambahkan kaldu kepiting, oregano, daun basil segar, aduk-aduk, sisihkan

3. Sajikan dengan labu dan nasi beras merah

4. Taburkan cabai bubuk di atasnya untuk menambahkan citarasa

4. Hias dengan parseley, sajikan



Tournados of Beef



Bahan:

1 buah (200 gram) daging sapi (tenderloin)

1 buah jamur kancing

1/2 sendok teh garam

1/2 sendok teh merica

50 gram kentang rebus

1 buah tomat panggang

1/2 sendok teh mustard

Saus Mustard

5 gram bawang bombay, haluskan

1/2 sendok teh mustard

5 mililiter minyak ikan

50 ml saus tomat

10 gram oregano, garam dan merica

Cara Membuatnya:

1. Olesi tenderloin dengan saus mustard, garam, merica dan oregano

2. Panaskan alat pemanggang dan panggang tenderloin yang sudah dibumbui hingga matang pada kedua sisinya

3. Haluskan kentang rebus (untuk dasar meletakkan tenderloin)

4. Sajikan tenderloin di atas piring saji bersama potato cake, jamur, dan sayur campur

5. Tuang saus mustard di atasnya, sajikan



Grilled Tuna Mango Chilli Salsa



Bahan:

1 buah (200 gram) fillet ikan tuna segar

1 sendok makan saus tiram

3 sendok makan mentega tawar

1 sendok teh jus lemon

2 gram garam

2 gram merica

Bahan Pelengkap:

50 gram kentang yang direbus, diiris, lalu ditumis sebentar

50 gram bayam

10 gram ham sapi

10 gram bawang bombay

2 sendok makan minyak zaitun

Bahan Saus Mangga (Mango Prawn Chilli Salsa):

50 gram mangga dipotong kotak

30 gram jeruk lemon iris

40 gram alpukat

10 gram cabai tanpa biji

5 gram bawang bombay yang dihaluskan

5 gram daun sup

4 buah udang rebus

3 sendok teh minyak zaitun

10 gram merica hitam bubuk

1 sendok makan jus lemon

Cara Membuatnya:

1. Bumbui filet tuna dengan saus tiram, garam dan merica

2. Panaskan alat pemanggang dan panggang tuna sambil dibolak-balik hingga matang

3. Untuk menu pelengkap, panaskan minyak dan tumis bawang putih dan ham sapi sampai berwarna kecokelatan

4. Masukkan bayam dan tumis hingga matang

5. Sajikan tuna panggang dengan menu pelengkap beserta kentang tumis

6. Hias dengan irisan lemon dan saus mangga di sekitarnya


Permesan Fish Roll



Bahan:

1 buah (150 gram) filet ikan

3 buah (150 gram) udang (no 2)

1 sendok teh garam

1 sendok teh merica

50 gram sayur campur

50 gram kentang direbus dan dihaluskan

10 gram keju

20 gram keju bubuk

Bahan Karamel Saus Lada

10 gram bawang bombay, haluskan

10 gram lada halus

1/2 sendok teh garam

1/2 sendok teh lada

Cara Membuatnya:

1.Panaskan alat pemanggang sampai panas

2. Potong ikan sampai tipis (slice)

3. Gulung sayur campur ke dalam ikan, berikan garam dan merica.

4. Panaskan wajan anti lengket dan masak ikan plus sayur campur bersama keju dan keju bubuk sampai kecokelatan.

4. Gulung sampai semua bagian ikan terbalut keju dan masak hingga matang

5. Sajikan ikan di atas piring saji

6. Tambahkan sayur campur sudah ditumis dan udang serta tomat yang ditusuk seperti sate

7. Siram karemel saus lada dan hias dengan lemon, sajikan



Cajun Spicy Chicken Fajitas



Bahan:

1 buah (200 gram) dada ayam tanpa tulang. Potong panjang-panjang

2 sendok makan cabai bubuk

2 sendok teh oregano

1 sendok teh lada hitam

10 gram paprika hijau iris

10 gram paprika merah iris

100 gram kol

2 buah kulit lumpia

30 gram bawang bombay, iris

2 batang daun sup


Bahan Jitomate Salsa

30 gram tomat panggang potong kotak

1 buah daun sup

1 buah daun basil

1 sendok makan minyak zaitun

1 sendok teh jus lemon


Bahan Guacamole:

30 gram alpukat diiris kotak

10 gram tomat diiris kotak

1 buah daun sup

1/2 sendok teh lada hitam bubuk

0.2 sendok teh jus lemon


Cara Membuatnya:

1. Panaskan minyak di atas panci dan tumis bawang bombay hingga sedikit cokelat

2. Tambahkan irisan paprika merah dan paprika hijau, tumis hingga masak

3. Bumbui dengan oregano, garam, merica hitam, cabai bubuk, aduk-aduk hingga matang

4. Masukkan ayam, masak sampai matang

5. Sajikan di atas daun kol bersama kulit lumpia

6. Sajikan bersama guacamole dan jitomate salsa (sajikan secara terpisah)

12 April 2008

Malas Bergerak Picu Beragam Penyakit

PERKEMBANGAN dunia teknologi harus diakui memberikan efek positif dan menguntungkan bagi manusia. Sebut saja kehadiran aneka gadget yang bisa dikendalikan dengan satu jari.Cukup menekan remote control, semua fasilitas bisa didapatkan.

Tak hanya gadget, kemajuan di bidang teknologi informasi juga membuat orang lebih cenderung memilih mengendalikan aneka keperluan dari rumah. Baik transaksi dengan perbankan, layanan pesan antar bahkan mengendalikan bisnis skala internasional pun dilakukan dari dalam rumah.

Perkembangan teknologi tersebut jelas sangat menyenangkan. Karena tanpa perlu susah-susah atau capek-capek, semua kebutuhan beres di ujung jari.

Hanya saja, sisi positif kemajuan teknologi tersebut kadang berimbas pada keengganan orang untuk bergerak atau melakukan aktifitas fisik. Padahal, aktivitas fisik sangat penting untuk kesehatan. Bahkan boleh dibilang, tubuh manusia telah didesain untuk digerakkan dan bukan untuk didiamkan.

"Kehidupan modern membuat orang jadi malas bergerak. Mereka menghabiskan waktu dengan menonton TV atau bekerja di belakang meja delapan hingga sembilan sehari. Sampai akhirnya mereka baru tersadar setelah didiagnosa menderita penyakit mematikan,"terang dr Fisher Iwan SpRM, dokter Spesialis Rehabilitasi Medik RS Awal Bros Batam.

Berdasarkan penelitian University of Hong Kong and the Department of Health, gaya hidup tidak aktif atau biasa disebut sedentari merupakan penyebab kematian, penyebab penyakit dan disability terbesar. Bahkan melebihi kematian akibat merokok.

Fisik yang tidak aktif juga menyebabkan gangguan kardiovaskuler atau jantung dan pembuluh darah dua kali lebih besar dibanding orang yang aktif bergerak. Bahkan peluangnya lebih besar dibandingkan penderita diabetes tipe II, maupun kegemukan.

Tak hanya itu, gaya hidup ini bisa meningkatkan resiko terjadinya kanker usus besar, payudara, tekanan darah tinggi, penyakit saluran nafas, gangguan lemak darah, kelemahan otot, osteoporosis, depresi dan kecemasan.

"Saat seseorang menggerakkan otot, ligamen dan anggota badan, sesungguhnya organ dan jaringan tubuh tersebut sedang "dipijat". Sehingga, oksigen lancar mengaliri mereka dan fleksibilitas akan meningkat,"jelasnya.

Bergerak juga akan menggerakkan cairan limfe yang tidak bergerak saat kita tidak aktif. Hal itu karena tidak ada pompa khusus untuk sirkulasi cairan limfe dalam tubuh kita. Mengingat pentingnya aktivitas fisik untuk tubuh, setiap orang seharusnya menyadari bahwa gaya hidup aktif sudah harus jadi pilihan agar lebih sehat dan terbebas penyakit.

"Aktifitas fisik merupakan pilihan satu-satunya untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Dan tidak akan ada yang bisa menggantikannya. Karena tak ada resep obat ataupun operasi yang bisa menggantikan aktivitas fisik ini,"terang dr Fisher. (*)



Menyapu juga Olahraga

UNTUK menghilangkan gaya hidup sedentari sebenarnya bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Selain membutuhkan waktu yang tidak lama, aktivitas yang dilakukan pun bukan aktifitas khusus. Sebab, aktivitas harian pun bisa menjadi olah gerak tubuh kita.

"Yang paling penting, aktivitas dilakukan secara rutin dan teratur. Cukup luangkan waktu selama 15 hingga 30 menit sehari, dengan frekuensi tiga hingga lima kali seminggu. Dengan waktu selama itu saja kondisi badan sudah akan lebih baik,"terang dr Fisher Iwan SpRM, dokter spesialis Rehabilitasi Medik RS Awal Bros Batam.

Agar hasilnya lebih maksimal, aktivitas fisik sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Itu karena udara masih bersih, badan juga masih menyimpan banyak energi setelah beristirahat. Namun, bila waktu yang ada hanya siang atau malam hari saja, jangan ragu untuk tetap melakukan aktifitas fisik.

Jenis aktivitas fisik itu sendiri bisa dimulai dengan jalan atau berenang. Tingkatkan intensitas latihan hingga maksimal 60 menit dengan frekuensi lima kali sehari. Olah raga kompetisi dapat pula menyenangkan, tetapi harus hati-hati agar tidak cedera.

"Sebaiknya lakukan pemanasan dulu lewat peregangan otot-otot seluruh badan selama lima hingga 10 menit. Setelah itu lakukan latihan inti selama 15 hingga 60 menit. Selanjutnya, lakukan pendinginan selama lima hingga 10 menit guna mencegah nyeri otot akibat gerakan-gerakan mendadak,"saran dia.

Bagi ibu rumah tangga yang tidak punya banyak waktu untuk melakukan latihan fisik, bisa memanfaatkan kegiatan rumah tangga sehari-hari sebagai sarana olahraga. Sebut saja, memasak, mengepel, menyapu lantai, dan menggosok baju. Itu karena kegiatan ini juga dapat mengeluarkan energi yang cukup banyak.

Hanya saja, untuk semakin meningkatkan kebugaran tubuh, sebaiknya ada penambahan intensitas aktifitas yang dilakukan. Sebab, bila aktifitas harian itu merupakan kegiatan rutin, aktifitas tersebut selanjutnya hanya akan menjadi olahraga ringan saja.

"Para ibu rumah tangga sebaiknya juga menambah aktifitas dengan melakukan olahraga ringan seperti jalan, senam aerobik, berenang, dan sebagainya,"jelasnya.(*)



Jalan Berkeliling Saat Menelepon

MENYADARI betapa pentingnya hidup lebih aktif bagi kesehatan, bukan saatnya lagi Anda memanjakan diri dan bermalas-malasan untuk bergerak. Apalagi, ada banyak hal yang bisa sedikit membantu mengurangi efek buruk gaya hidup sedentari. Apa saja hal kecil yang bisa membakar kalori?

1. Jalan berkeliling saat Anda menelpon

2. Berpikir sambil berjalan

3. Bermain dengan anak-anak

4. Berjalan-jalan dengan anjing

5. Hindari penggunaan remote control

6. Membersihkan rumah atau taman

7. Mencuci mobil

8. Parkir agak jauh dari tempat yang dituju

9. Gunakan tangga daripada eskalator. (*)



Minum Air Putih Dua Liter Sehari

MENJALANI pola hidup sehat juga harus menjadi pilihan selain upaya peningkatan aktifitas fisik tubuh. Sebab, bagaimanapun juga gaya hidup sehat akan meningkatkan kualitas hidup seseorang. Apa saja yang bisa dilakukan agar badan lebih sehat dan bugar?

1. Minum air putih dua liter sehari.

2. Berhenti merokok dan minum alkohol

3. Jangan sekali-kali menyentuh obat narkotika

4. Istirahat cukup

5. Konsumsi makanan yang baik dan bergizi seimbang.(*)



Manfaat Hidup Aktif:

*Lebih rileks

*Tidur lebih nyenyak

*Hidup lebih bervariasi.

*Hidup lebih berenergi

*Hilang nyeri otot dan sendi

*Pemeliharaan berat badan

*Otot dan tulang yang lebih kuat

*Relaksasi dan mengurangi stress.



Penyakit Bukan Penghalang Aktivitas

TERKADANG orang merasa enggan untuk melakukan aktifitas fisik karena takut membahayakan kondisi fisiknya. Tak hanya itu, aktifitas pekerjaan yang tinggi juga membuat orang merasa malas untuk berolahraga. Berikut beberapa tips untuk menghilangkan kekhawatiran

1. Saat Malas:

Sebenarnya olahraga bisa membuat tubuh lebih rileks. Untuk mengatasi rasa malas, lakukan aktivitas fisik secara rutin dan menjadi kegiatan sehari-hari. Buat tujuan kecil dan berpikirlah bahwa aktivitas fisik merupakan tabungan di hari tua.

2. Takut sendi nyeri atau kaku:

Penting untuk melakukan gerakan-gerakan ringan setiap hari untuk membuat sendi lebih fleksibel. Aktivitas fisik walaupun ringan, dapat membuat perbedaan besar dan membuat Anda tetap bergerak. Aktivitas yang dianjurkan adalah peregangan otot rutin, berjalan di air, bersepeda, tai chi, line dancing.

3. Penderita Osteoporosis:

Meski menderita osteoporosis, otot dan tulang harus tetap kuat. Lakukan peregangan atau senam ringan. Gunakan alat bantu untuk mengurangi nyeri dan mencegah cedera seperti korset, tongkat, dan lainnya.

4. Penderita Sakit Jantung:

Aktivitas yang dianjurkan adalah berjalan. Itu karena aktivitas ini paling baik dalam menstimulasi sirkulasi darah, memperbaiki aktivitas pompa jantung, meningkatkan fungsi paru-paru, dan energi dalam otot.

5. Keseimbangan Buruk:

Lakukan aktivitas di tempat tidur atau kursi dahulu, atau disupport oleh dinding. Perhatikan kekuatan dan keseimbangan akan meningkat sejalan dengan progresifitas aktivitas Anda. Jika Anda tidak yakin, konsultasilah dulu dengan dokter.

6. Penderita Tekanan Darah Tinggi:

Hidup aktif dan berolah raga justru dapat menurunkan tekanan darah, ini sudah terbukti. Tetapi Anda harus menunda olahraga jika tekanan darah lebih dari 200/120.

7. Penderita Diabetes:

Tunda olahraga jika gula darah berada diatas 250 mg/dl (jika Anda menggunakan insulin), dan diatas 300 mg/dl (jika Anda menggunakan obat minum (per oral) anti diabetes). (*)

Polip Bisa Rusak Mata dan Sebabkan Meningitis

DERITA polip atau tonjolan daging yang jinak pada rongga hidung ternyata memiliki cukup banyak penyakit komplikasi yang mengikutinya. Tak hanya akan mengakibatkan peradangan sinus atau sinusitis, polip juga bisa merusak struktur tulang penderitanya.

"Keberadaan polip yang tak segera diatasi bisa mengakibatkan sinusitis atau peradangan sinus yakni rongga pada area hidung dan sekitar mata. Peradangan tersebut cukup berbahaya dan bisa berdampak pada kerusakan mata serta radang otak atau meningitis," dr Agus Subagio SpTHT, dokter spesialis THT Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Sinusitis sebagai akibat munculnya polip pada hidung itu sendiri terjadi karena sekret atau cairan tak bisa keluar dari rongga hidung dan justru tertahan di dalamnya. Endapan sekret itu kemudian menjadi area yang bagus berkembangnya kuman penyakit. Hal itulah yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada sinus atau sinusitis.

Tak hanya akan berdampak pada kerusakan mata dan peradangan otak, saat diikuti sinusitis keberadaan polip juga akan menyebabkan kerusakan struktur tulang penderitanya. Yakni merupakan dampak tekanan tonjolan pada tulang penderitanya. Jika tekanan terjadi secara terus menerus, lama kelamaan akan merusak struktur tulang.

Mengenai penyebab munculnya polip, menurut dr Agus, hingga kini masih belum bisa dipastikan. Hanya saja, penyakit berupa tonjolan warna putih keabu-abuan mirip nata de coco ini biasanya dialami oleh penderita sejumlah penyakit tertentu. Misalnya Rinitis alergika, asma, Sinusitis kronis, serta Fibrosis kistik.

"Selain bisa mengakibatkan munculnya derita sinusitis, polip itu sendiri juga bisa muncul karena seseorang sebelumnya telah menderita sinusitis. Yakni polip tumbuh karena adanya pembengkakan akibat infeksi. Itu karena dalam area hidung kita ada bagian yang sempit. Jika terjadi tekanan negatif pada daerah itu bisa mengakibatkan pembengkakan," jelas dr Agus.

Karena letaknya yang berada di rongga hidung, polip yang memiliki bentuk bertangkai atau berkaki ini akan menyebabkan penyumbatan hidung. Sehingga, penderita seringkali mengeluhkan adanya penurunan fungsi indera penciuman.(*)



Polip Stadium Lanjut Harus Dioperasi

UNTUK mengatasi munculnya polip dalam rongga hidung, ternyata tidak bisa dilakukan dengan cara yang sama atau istilahnya disama ratakan. Sebab, penyakit yang bisa berdampak pada munculnya tumor jika terjadi mutasi gen ini hadir dalam sejumlah tahap. Yakni dimulai stadium satu hingga stadium tiga.

"Jika polip masih berada di tahap awal atau stadium satu, keberadaan polip biasanya masih belum kelihatan dalam pemeriksaan fisik. Sehingga, untuk mengetahui atau mendeteksi penyakit ini membutuhkan alat khusus untuk pengecekan melalui proses endoskopi," kata dr Agus Subagio SpTHT, dokter spesialis RS Awal Bros Batam.

Lain halnya jika derita polip sudah masuk dalam stadium dua. Sebab, dalam tahapan ini polip yang berada dalam rongga hidung sudah kelihatan dan menutupi lubang hidung meskipun masih belum secara keseluruhan. Sehingga, pemeriksaan secara kasat mata yakni dengan melihat ke lubang hidung pun bisa dilakukan.

"Penanganan polip pada stadium satu dan dua bisa dilakukan dengan memberikan obat untuk mengatasi munculnya penyakit tersebut. Kecuali jika polip stadium dua sudah memenuhi hampir semua rongga hidung, tindakan operasi sudah harus dilakukan. Begitu juga dengan polip pada stadium lanjut atau stadium tiga," katanya.

Mengenai anggapan bahwa polip yang dioperasi akan tumbuh lagi pasca operasi, dr Agus mengatakan hal tersebut sangat tergantung pada tindakan operasi yang dilakukan serta jenis polip itu sendiri. Artinya, jika tindakan operasi dilakukan dengan bersih dan dilakukan pada polip dengan tipa gampang sembuh, maka polip tak akan muncul kembali.

Begitu pula dengan ada tidaknya faktor penyakit yang menyertainya. Misalnya Rinitis alergika. Jika penderita polip juga memiliki penyakit ini, maka peluang munculnya kembali polip pasca operasi bisa saja terjadi.(*)



Segera Obati dan Hindari Munculnya Penyakit Pencetus

LEBIH baik mencegah daripada mengobati. Setiap orang pasti setuju dengan hal ini. Sebab, saat seseorang sudah terkena penyakit, bukan saja rasa sakit yang akan ditanggungnya tapi juga upaya untuk menyembuhkan penyakit tersebut pasti membutuhkan waktu.

Nah, bagaimana dengan polip? Apa yang bisa dilakukan untuk bisa mencegah datangnya polip pada tubuh kita? Bagaimana juga jika polip sudah diangkat dan kita ingin bisa bebas dari penyakit tersebut?

Mengingat kemunculan polip berhubungan dengan derita sejumlah penyakit seperti pilek karena alergi atau karena infeksi, maka penyakit tersebut harus segera diobati saat tanda-tandanya muncul. Sebab, jika penyakit pencetus sembuh, diyakini polip tidak akan muncul kembali.

"Jika ada tanda-tanda infeksi pada rongga hidung atau sinus kita, sebaiknya segera diobati. Sebab, bila hal tersebut dibiarkan bisa menyebabkan munculnya polip yakni terpicu dari pembengkakan atau infeksi sinus ," kata dr Agus Subagio SpTHT.

Selain pengobatan penyakit yang bisa mencetuskan munculnya polip, menghindari hal-hal yang bisa memicu munculnya penyakit pencetus juga harus dilakukan. Misalnya menghindari hal-hal yang mengakibatkan pilek alergi atau pembengkakan yang bisa merangsang infeksi.(*)

Kenapa Pria Harus Sunat?

*Penting untuk Buang Kotoran dan Tingkatkan Sensitifitas

SIRKUMSISI atau biasa dikenal dengan khitan bukan sesuatu yang asing lagi. Sebab, di Indonesia tindakan tersebut merupakan hal wajar bahkan menjadi ritual yang wajib dijalani oleh anak laki-laki.

Meski dianggap relatif aman, tetapi sebenarnya sirkumsisi memiliki resiko serta komplikasi yang bisa menyertainya. Karenanya tak mengherankan bila di Amerika, Inggris maupun Canada, praktisi medis harus memberitahu keuntungan dan resiko sirkumsisi pada keluarga pasien.

Pengetahuan tersebut diharapkan akan menjadi pertimbangan sebelum mengambil keputusan apakah akan menjalani sirkumsisi atau tidak. Pasien harus yakin akan akibat-akibatnya dan mereka juga dapat menentukan sendiri keputusannya karena sirkumsisi adalah merupakan suatu pilihan.

Namun di kerajaan Inggris, semua putra kerajaannya harus menjalani sirkumsisi sejak bayi. Hal tersebut dilakukan karena agama mereka yakni Anglican menganjurkan untuk melakukan sirkumsisi.

Sirkumsisi atau khitan biasanya dilakukan pada pria. Pengertiannya adalah pemotongan sekitar 25 hingga 50 persen bagian kulit dari batang penis. Tujuannya adalah untuk membuang lapisan kulit yang bisa mengandung kotoran. Fungsi lainnya adalah untuk meningkatkan sensitifitas saat berhubungan suami istri.

"Penting bagi orang awam untuk mengerti dan memahami kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi. Akibat sirkumsisi. Dan komplikasi yang terjadi pada anak-anak justru akan lebih besar dibandingkan orang dewasa" ujar dr Syamsuhadi SpU, dokter spesialis Urologi RS Awal Bros Batam.

Hal ini dikarenakan pelekatan kulit pada ujung batang penis pada anak-anak masih sangat lekat dan cenderung lebih harus hati-hati dibandingkan dengan kulit pada ujung penis pria dewasa yang lebih mudah lepas karena tidak terlalu lekat lagi.

Sirkumsisi biasanya dilakukan dengan pembiusan lokal pada batang penis, kecuali pasien meminta untuk dibius umum. Penjahitan luka yang benar tidak akan menimbulkan efek apapun. Bahkan pada orang dewasa bisa langsung melakukan aktifitas maupun pekerjaan setelah selesai disirkumsisi. (*)



Khitan juga Bisa Munculkan Komplikasi

MENGINGAT banyaknya komplikasi yang bisa saja muncul setelah dilakukannya sirkumsisi terutama bila proses tidak berjalan secara benar, ada baiknya kita mengetahui apa saja yang dapat terjadi sebagai resiko dilakukannya sirkumsisi.

Berikut beberapa komplikasi yang mungkin saja muncul pasca dilakukannya sirkumsisi:

1. Infeksi karena luka yang tidak kering

2. Kesulitan buang air kecil karena terjadi sumbatan oleh luka

3. Luka bakar apabila menggunakan teknik seperti laser

4. Gangguan saluran pernafasan karena infeksi yang ditimbulkan menimbulkan alergi

5. Gangguan saluran pencernaan karena adanya gangguan pengeluaran air seni atau saluran kemih

6. Phimosis atau gangguan pada saluran pembuangan kencing yang tidak normal karena lubang saluran urethralnya berubah

7. Keloid atau bekas luka yang tidak mau hilang atau sifatnya menetap atau menghitam. (*)



Wanita Nggak Perlu Dikhitan

SELAIN pria, sirkumsisi atau khitan juga ada yang dilakukan pada wanita. Hanya saja, sirkumsisi pada wanita biasanya dilakukan atas dasar kepercayaan saja, namun sekarang umumnya sudah tidak dilakukan lagi.

"Sirkumsisi pada wanita dilakukan dengan hanya memotong sedikit bagian pada bagian klitoris di vagina. Dengan demikian para wanita saat berhubungan suami istri juga akan lebih terangsang dan cepat mencapai kepuasan," ujar dr Syamsuhadi SpU, dokter spesialis Urologi RS Awal Bros Batam.

Berbeda dengan sirkumsisi pada laki-laki, sirkumsisi pada wanita tidak dianjurkan secara medis. Selain karena dasar agamanya tidak ada, sirkumsisi pada wanita juga terbukti tidak membawa manfaat apa-apa untuk kesehatan.

Malah jika terlalu banyak bagian klitoris yang terbuang, dapat menyebabkan disfungsi seksual pada si anak kelak, sehingga tentu menurunkan kualitas hidupnya. Itulah makanya sekarang ini sirkumsisi pada wanita tidak dilakukan lagi.

Lain halnya dengan sirkumsisi pada wanita, sirkumsisi pada pria justru membawa manfaat yang cukup banyak. Termasuk dalam hal pencegahan penyakit berbahaya seperti kanker. Itu karena sirkumsisi dapat menurunkan risiko kanker penis.

Tak hanya menurunkan risiko terinfeksi HPV, khitan yang bermanfaat menghilangkan tumpukan kotoran akibat terhalang kulit juga mencegah peradangan kronis. Sebagaimana diketahui, peradangan kronis pada penis dapat memicu timbulnya kanker penis.

Perlu diketahui juga bahwa infeksi HPV merupakan salah satu penyebab terjadinya kanker leher rahim. Sehingga sunat akan menurunkan risiko kanker leher rahim pada pasangan karena menurunkan risiko infeksi HPV pada penis. (*)

05 April 2008

Infeksi atau Kelainan Bawaan bisa Sebabkan Hidrosefalus

HIDROSEFALUS atau pembesaran kepala akibat kelebihan cairan otak merupakan penyakit yang kadang membuat miris saat kita melihat kondisi penderitanya. Bagaimana tidak, penyakit yang kerap menimpa bayi dan anak-anak ini membuat kepala penderita membesar seiring pertambahan cairan otak dalam kepala.

Sebenarnya, cairan otak memiliki manfaat penting untuk tubuh. Sepanjang jumlahnya tidak melebihi kapasitas serta tidak terjadi gangguan dalam sirkulasinya. Beberapa manfaat cairan otak tersebut antara lain, sebagai shock absorber, yakni mengurangi efek trauma dari luar.

Selain itu, sebagai buoyancy yang membuat otak terapung sehingga mengurangi beban otak dari 1.400 gram menjadi 50 gram. Hal itu penting untuk mengurangi penekanan atau geseran dasar otak dengan permukaan dasar ruang tengkorak yang tidak rata.

Selanjutnya, berfungsi seperti air kencing, yakni membuang produk sisa, termasuk obat-obatan yang berbahaya. Terakhir, cairan otak juga menjadi media transportasi hormon-hormon dan nutrisi yang diperlukan oleh sel-sel otak.

"Hidrosefalus merupakan suatu keadaan dimana terjadi gangguan aliran cairan di dalam otak. Gangguan itu mengakibatkan penumpukan cairan yang selanjutnya menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital,"terang dr Dewi Metta SpA, dokter spesialis anak RS Awal Bros Batam.

Mengenai penyebab hidrosefalus itu sendiri ada beberapa macam. Bisa karena kelainan bawaan, infeksi ataupun pendarahan. Kelainan bawaan bisa terjadi akibat adanya tumor otak. Keberadaan tumor tersebut akan menghambat sirkulasi cairan otak.

Sementara infeksi atau pendarahan pada otak akan mengakibatkan gangguan dalam proses penyerapan cairan ke pembuluh darah balik. Misalnya akibat radang selaput otak (meningitis) atau pendarahan akibat trauma.

"Akibat tidak lancarnya sirkulasi cairan otak tersebut, kepala bisa membesar oleh penumpukan cairan. Terutama kepala bayi di bawah dua tahun yang kondisi ubun-ubunnya belum menutup secara sempurna. Dan jika tidak segera ditangani bisa mengganggu perkembangan anak bersangkutan bahkan kematian,"jelasnya.

Sebab, penumpukan cairan otak itu akan mengganggu kinerja saraf-saraf penting pada tubuh. Baik saraf otak maupun saraf lainnya. Akibatnya, anak tidak akan bisa tumbuh secara normal dan maksimal sebagaimana anak seusianya. Bahkan, bila tak lekas ditangani, hidrosefalus bisa juga mengancam keselamatan jiwa penderitanya. (*)



Pantau Terus Perkembangan Lingkar Kepala

MENCEGAH lebih baik dibanding mengobati. Mengingat hidrosefalus merupakan satu keadaan di mana terjadi penumpukan cairan otak, maka mewaspadai tanda-tanda yang biasa menyertai derita hidrosefalus bisa menjadi langkah tepat.

"Salah satu gejala klinis hidrosefalus adalah pembesaran kepala akibat penumpukan cairan. Sehingga, setiap orang hendaknya lebih waspada bila anaknya mengalami perkembangan lingkar kepala yang melebihi angka normal,"terang dr Dewi Metta SpA.

Karenanya, penting untuk melakukan pengukuran lingkar kepala secara serial dan teratur guna mendeteksi sejak dini penyakit ini. Normalnya, perkembangan lingkar kepala bayi adalah dua sentimeter per bulan untuk 3 bulan pertama, 1 cm per bulan untuk 3 bulan kedua, dan 0,5 cm per bulan untuk 6 bulan berikutnya.

Gejala klinis lainnya adalah, ubun-ubun yang melebar dan menonjol, pembuluh darah di kulit kepala makin jelas, gangguan sensorik-motorik, gangguan penglihatan (buta), gerakkan bola mata terganggu (juling), terjadi penurunan aktivitas mental yang progresif.

Bayi juga akan lebih rewel, kejang, muntah-muntah, panas badan yang sulit dikendalikan, dan akhirnya gangguan pada fungsi vital akibat peninggian tekanan dalam ruang tengkorak berupa pernapasan lambat, denyut nadi turun dan naiknya tekanan darah sistolik.

"Bila orangtua masih ragu dengan gejala klinis yang biasa menyertai penyakit ini, bisa dilakukan pemeriksaan computerized tomography scan (CT scan) atau magnetic resonance imaging (MRI). Pemeriksaan ini dapat mendeteksi struktur anatomi otak, dan penyebab hidrosefalus,"katanya.

Bila hidrosefalus yang dialami merupakan kelainan bawaan, bisa dideteksi sejak dalam kandungan. Yakni melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG). Saat dilakukan pemeriksaan, akan diketahui apakah perkembangan lingkar kepala janin normal atau tidak.

Lain halnya bila hidrosefalus merupakan akibat infeksi atau pendarahan. Kondisi ini biasanya terjadi ketika anak sudah lahir ke dunia. Sehingga, pemeriksaan medis perlu dilakukan untuk memastikan apakah anak memang terkena hidrosefalus atau tidak. (*)



Pembedahan hingga Pemasangan Shunt

UNTUK mengatasi derita hidrosefalus pada seseorang ada sejumlah cara yang bisa ditempuh. Tergantung kondisi penyakit serta kemampuan orang bersangkutan untuk mendapatkan penanganan medis.

"Hidrosefalus bisa juga diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan. Hanya saja konsumsi obat tersebut sifatnya hanya untuk memperlambat proses produksi cairan otak agar tidak memenuhi kepala,"terang dr Dewi Metta SpA.

Sedangkan penanganan yang paling mungkin untuk menyembuhkan hidrosefalus adalah tindakan pembedahan. Dalam proses pembedahan ini akan dibuat shunt atau pintasan untuk mengalirkan cairan otak di ruang tengkorak yang tersumbat ke tempat lain dengan menggunakan alat sejenis kateter berdiameter kecil.

"Melalui shunt tersebut, cairan otak yang menumpuk pada jaringan otak akan dialirkan sehingga tidak menekan otak serta saraf-saraf penting yang ada di kepala,"katanya.
Untuk menghindari efek reaksi pada tubuh, shunt ini dibuat dengan bahan yang inert seperti silikon. Dan dalam proses pembuatan shunt, selang tersebut akan ditanam pada jaringan otak, kulit, dan rongga perut.

Saat ini, produk selang pintasan semakin canggih. Mulai shunt yang dilengkapi klep sehingga tekanan aliran cairan otak dapat diatur. Ada juga yang dilapisi bahan antibakteri serta campuran materi khusus sehingga selang lebih awet, lentur, dan tidak mudah putus. (*)

Anggaran Rekreasi Perlu tapi Tak Wajib



*Sebaiknya tak Lebih dari 10 Persen dari Penghasilan

LIBURAN atau rekreasi memang bukan sesuatu kebutuhan primer yang wajib untuk dilakukan setiap orang. Tapi bukan berarti liburan tidak diperlukan lho. Sebab, rutinitas yang dilakukan setiap hari pastinya akan membuat otak merasa lelah, jenuh atau bosan sehingga membutuhkan penyegaran. Salah satunya ya dengan berlibur.

Namun, bagaimana bila dana yang dimiliki tidak mencukupi untuk bisa berlibur?
Perencanaan pastinya menjadi solusi yang bisa dipilih. Sebab, meskipun labelnya berlibur, bukan berarti harus pergi ke luar negeri atau pergi ke tempat jauh yang otomatis akan menguras kantong.

Bersantai di pantai di beberapa sudut Batam bersama keluarga juga bisa menjadi saat berlibur yang menyenangkan. Hanya saja, sekali-kali boleh dong liburan yang agak jauh misalnya keluar kota atau keluar negeri. Nah, bila Anda sekeluarga berencana untuk berlibur ke suatu tempat ada baiknya melakukan hitung-hitungan biaya yang akan diperlukan selama liburan.

"Banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk pergi berlibur. Mulai dari tujuan liburan itu sendiri apakah di dalam kota, luar kota atau luar negeri, berapa anggota keluarga yang akan ikut, berapa biaya yang dibutuhkan dan sebagainya. Perhitungan ini penting agar semua anggaran bisa terpenuhi," jelas dr Ratna Istiastuti membagi pengalamannya.

Persiapan dana itu sendiri bisa dilakukan dengan membuat anggaran secara khusus setiap bulannya. Misalnya dengan menyisihkan 10 persen dari penghasilan per bulan. Selain menabung, program penghematan serta pencarian dana tambahan juga bisa ditempuh sebagai upaya memenuhi jumlah anggaran yang dibutuhkan.

"Untuk mengurangi pengeluaran agar bisa digunakan untuk liburan panjang, sebisa mungkin manfaatkan liburan yang singkat misalnya hanya satu atau dua hari dengan berlibur di dalam kota atau melakukan aktifitas di rumah saja. Dengan begitu, pengeluaran bisa ditekan agar bisa ditabung untuk liburan panjang," ujar pemilik Klinik Batavia ini.

Selain perhitungan biaya-biaya yang dibutuhkan baik biaya transportasi, akomodasi, makan, oleh-oleh, atau biaya-biaya lainnya, keberadaan dana cadangan selama berlibur tak boleh diabaikan. Hal ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang terjadi di luar perkiraan. Sehingga, jangan sampai judul awalnya liburan akhirnya menjadi pengalaman buruk hanya gara-gara kehabisan dana di tengah jalan.

"Dana cadangan bisa diantisipasi melalui kartu kredit atau kartu debit. Kedua kartu ini akan sangat membantu kita saat tidak sedang memegang uang tunai di tangan. Hanya saja, untuk menghindari pembengkakan pengeluaran menggunakan kartu kredit sebaiknya perhitungkan secara masak sebelum menggunakan kartu tersebut," saran Nana, sapaan akrab dr Ratna.(*)



Sesuaikan dengan Anggaran Tersedia

SIAPA sih yang tak ingin berlibur ke Disney Land Hongkong atau keliling Eropa? Pasti semua ingin bisa menghabiskan masa liburan di tempat yang terkenal indah tersebut. Hanya saja, semua keinginan yang dimiliki harus realistis. Termasuk dalam hal kepemilikan dana untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Kalau memang dana yang tersedia hanya bisa berlibur ke Singapura, kenapa harus memaksakan diri untuk bisa berlibur ke tempat yang lebih jauh. Karena semakin jauh tujuan rekreasi yang akan didatangi, secara otomatis biaya yang dibutuhkan juga akan semakin besar.

Ke manapun tujuan rekreasi yang kita pilih, yang paling penting adalah makna dari liburan itu sendiri yakni penyegaran pikiran dan menyenangkan hati. Kalau misalnya kita memaksakan diri pergi ke tempat jauh yang menghabiskan banyak dana, bukan rasa segar pada otak yang didapatkan tapi justru beban untuk mengembalikan dana yang telah terpakai tersebut.

"Saat memutuskan ingin berlibur, biasanya kita menentukan dulu tujuan liburan yang dipilih. Selanjutnya baru kita sediakan dana yang bakal dibutuhkan untuk bisa menghabiskan waktu di tempat tersebut," jelas dr Ratna Istiastuti.

Hanya saja, jika memang anggaran yang dimiliki masih belum bisa mewujudkan impian ke suatu tempat, sebaiknya kita menyesuaikan besarnya anggaran yang dimiliki dengan tujuan mana yang bisa didatangi. Dengan begitu, selepas liburan kita tak perlu pusing memikirkan besarnya biaya yang harus diganti.

"Kalaupun kita ingin sedikit memaksakan diri untuk tetap berlibur ke tempat yang diinginkan, maka langkah terbaik adalah dengan mengencangkan ikat pinggang dan berhemat agar cita-cita bisa terpenuhi," katanya. (*)



Pastikan Fasilitas Paket Wisata yang Dipilih Sesuai

BILA Anda ingin menghabiskan liburan dengan mengikuti paket wisata yang banyak ditawarkan tour and travel, ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Sebab, yang namanya paket, pasti ada fasilitas yang diberikan dan ada juga yang tidak.

"Dalam setiap tawaran paket wisata, biasanya tour and travel membuat paket dengan fasilitas yang berbeda. Semuanya tergantung kebijakan tour and travel bersangkutan. Sehingga, sebelum memilih paket wisata yang akan diambil, ada baiknya meneliti secara jeli apa saja fasilitas yang ditawarkan," ungkap Ade Syarifah, pemilik Fantastik Tour and Travel Batam.

Perlunya meneliti tawaran fasilitas yang diberikan tersebut sangat terkait dengan besarnya dana yang harus disiapkan di luar harga paket wisata yang harus dibayarkan. Misalnya saja, paket wisata yang ditawarkan apakah sudah termasuk, makan, akomodasi, tiket masuk obyek wisata, serta fasilitas lainnya.

Jika harga yang harus dibayar sudah masuk semua fasilitas di luar kebutuhan pribadi seperti shopping, maka yang harus dipersiapkan adalah anggaran untuk shopping, beli oleh-oleh atau souvenir, dan dana cadangan sebagai pegangan selama masa liburan.

"Bila kita tidak jeli meneliti tawaran dalam paket, bisa-bisa liburan terganggu gara-gara tak bisa masuk obyek wisata lantaran uang habis, atau tak bisa beli oleh-oleh karena dana untuk oleh-oleh digunakan untuk membayar biaya masuk obyek wisata," jelasnya. (*)

02 April 2008

Wiranto Mendengar Aspirasi Rakyat

MUNGKIN ada yang berminat untuk mengikuti lomba ini. Lumayan, hadiahnya umroh atau uang tunai. Serunya lagi ada grand prize senilai Rp 50 juta. Woow...

Sayembara penulisan dengan tema "Saatnya Rakyat Bicara Soal Kemiskinan" ini bisa diikuti wartawan, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum.

Syarat lomba:

1. Tulisan berupa artikel sepanjang tiga halaman ukuran kertas A4

2. Diketik dengan spasi 2, ukuran huruf 12

3. Khusus wartawan, tulisan sebelumnya sudah harus dimuat di media.

4. Pengiriman naskah paling lambat 20 Juli 2008 ditujukan ke alamat Po Box 3000 Jakarta 13000.

Hadiah:

1. Tiga pemenang akan mendapatkan paket umrah atau uang tunai masing-masing Rp 15 juta.

2. Bantuan kesehatan bagi 16 pemenang masing-masing Rp 3 juta.

3. Khusus pelajar dan mahasiswa, tersedia 32 beasiswa masing-masing senilai Rp 3 juta

4. 48 bantuan modal kerja masing-masing Rp 3 juta.

5. Pemenang utama akan mendapatkan hadiah Rp 50 juta dan trophy "Wiranto Mendengar Aspirasi Rakyat".


Dikutip dari www.hanura.com

Jepit Cantik untuk 'Abang'





BEBERAPA waktu lalu, di sela pemotretan di Golden Truly Batam, iseng2 aku liat2 koleksi aksesori yang dijual di salah satu counter aksesori department store ini. Wuuihhh...koleksinya lucu2 banget. Khususnya bagi anak balita..

Nggak cuma warnanya aja yang ngejreng, modelnya juga chic habis. Cuma, sayang banget...jepit yang super cantik itu nggak bisa aku boyong kerumah. Meskipun aku punya putri kecil yang pasti akan keliatan lucu pake jepit2 itu. Secara, dia adalah gadis kecil yang punya rambut tipiiiiss habis.

Kalopun aku paksain pake jepit rambut, pasti akan langsung melorot dan jatuh. Itu karena, aku udah bereksperimen dengan banyak model jepit di rambutnya. Alhasil, koleksi jepit yang pernah aku beli untuk 'anak gadis' justru jadi aksesori jilbab mommy nya... hehehehe...lumayan berhemat

Walau berguna bagi si mommy, tapi tetap aja aku pengen beli jepit2 cute yang bertebaran di seantero mal buat putri kecilku. Mmmmm....gimana kira2 ya wajahnya kalo dia punya rambut panjang dan hitam berhias jepit warna-warni??????!!!@@@@##%%%

Pernah sih, mo beli topi atau bandana yang ada rambut palsu yang kriwil2. Tapi, hihihihi.... suami langsung protes keras... HARAM katanya!!! (hehehehe...becanda, nggak segitunya kaleee).

Saking tipisnya rambut bocah kecil yang satu ini, banyak orang yang sering salah sebut lho!! ada yang bilang abang atau tole....Mulai tetangga baru, tukang sayur, tukang jamu, temen bokap and nyokap dia (alias temen kami), dan banyak lagi. Bahkan pengasuhnya aja baru ngeh kalo dia cewek setelah beberapa waktu ngobrol ama dia. Wuuuihhhh...

Karna banyak banget yang suka salah, aku menumpahkan 'kesalahan' itu dalam coretan (eh ketikan maksudnya) dan mengirimkannya ke Majalah Wanita Femina. Eh, tak taunya dimuat. hihihi...lumayan honornya bisa untuk beli DVD player Echa...




Ini dia hasil coretan yang dimuat di Femina No.04/XXXVI. 24-30 Januari 2008



SI ABANG

SEJAK tahu hamil, suami sudah ingin punya anak perempuan. Jadi walau dokter sudah bilang berkali-kali bahwa anak kami perempuan, tetap saja suami bertanya. “Takut Dokter salah,”kilahnya, suatu ketika.

Dan benar saja…yang lahir bayi perempuan. Kelahiran si Dedek, begitu kemudian kami menyapanya, membuat kami senang. Apalagi, di keluarga besar kami banyak yang menginginkan anak cewek tapi belum ada yang dikabulkan...

Bahkan, saking gemes karena ketiga anaknya laki-laki, kakak ipar nekat memberi nama anak bungsunya dengan nama cewek. Waduh segitunya….

Walau lahir cewek seperti keinginan kami, ternyata tak membuat suami jadi suka mendandani Dedek dengan pakaian perempuan. Baju cantik dengan tali satu yang mahal-mahal kubeli nggak boleh dipakein.

“Jangan didandani aneh-aneh lah… pake kaos ama celana pendek aja biar simple! Pakai baju seksi nanti masuk angin,”kata suami saat melihat aku sibuk mendandani si Dedek.
“Lho, kan dia cewek. Ya pake baju cewek lah… masak pake baju cowok gitu. Gimana mau kelihatan cantik,”kataku, ngotot.

Tapi, karena malas ribut, akhirnya si Dedek yang belum bisa protes (karena umurnya belum genap setahun) tetap didandani ala cowok. Pake kaos oblong plus celana pendek atau celana panjang.

Karena keseringan pake kaos plus celana akhirnya sebutan si Dedek pun berubah jadi si abang. Kok bisa? Ya terang aja karena putri kami memang rambutnya tipis hingga sangat mirip laki-laki. Makin mirip karena dandanannya yang cenderung ala cowok.

Untuk ‘menjelaskan’ ke publik kalau Dedek adalah anak perempuan, kami sempat memasang anting-anting di telinganya. Tapi belum seminggu dipasang, ia sudah sibuk menarik-narik perhiasan wanita itu, sampai copot. Alhasil, karena takut luka, akhirnya kami mengalah dan melepas lagi anting-anting itu.

“O… mungkin kalau anakku rambutnya lebat bisa keliatan kayak cewek,”begitu pikirku.
Untuk merangsang pertumbuhan rambut dedek, berbagai cara kulakukan. Ngolesin lidah buaya, daun seledri, sampe minyak kemiri yang kubuat sendiri.

Tapi, boro-boro rambut jadi lebat, yang ada juga kepala si dedek malah hitam-hitam kena angus yang berasal dari bakaran kemiri. Karena nggak ada hasil, akhirnya aku menyerah membuat aneka ramuan yang katanya manjur untuk melebatkan rambut.

“Kalau sering digundul, rambut bisa lebat lho! Jadi digundulin aja,”saran mertua suatu hari.

Walau sebenarnya nggak tega melihatnya tampil plontos kayak pak Ogah, akhirnya kami menuruti kata mertua dan menggunduli rambut dedek. Padahal, awalnya kami bertahan tak mau mencukur habis rambutnya bahkan juga di awal kelahirannya.

Tapi karena ingin melihatnya punya rambut panjang sebagaimana anak perempuan, Kami membabat habis rambut tipis putri kami tepat di ulangtahunnya yang pertama.

Hanya setelah digundul, rambut bukannya tambah lebat tapi wajah dedek jadi makin kelihatan kayak laki-laki. Plus kepala yang plontos dan ‘gaya busana’-nya cenderung laki-laki. Maka makin membuat orang berpikir kalau ia adalah seorang anak laki-laki, dan karena itu pantas dipanggil Abang.

“Ih anaknya lucu ya, sebesar anak saya. Tapi anak saya cewek,”komentar seorang ibu, di klinik. “Ini cewek juga kok bu,”ujarku agak kurang senang.

Makin hari jadi makin banyak orang yang menyapanya Abang. Misalnya saja, “Abang mau kemana? Abang lagi makan ya?” dan banyak komentar lain yang menggunakan panggilan… Abang… Abang… dan Abang….Bahkan ada juga yang saling berbisik “Itu anak cowok atau cewek sih?”. Uuughf…

Kadang-kadang saking kesalnya, Tante Ade yang bertugas mengasuh Dedek nggak lagi menyahuti panggilan para ibu yang memanggil Dedek dengan sebutan abang. “Capek jelasinnya!”jawabnya, manyun, saat kutanyakan kenapa nggak dijelasin kalau Dedek anak cewek.

Paling-paling si Tante buru-buru ngajak dedek pergi sambil menyebut namanya. “Ayo Echa kita pulang sayang”.

“Kok cowok namanya Echa?”selidik para ibu lagi . Cape deh…

Akhirnya, untuk menghindari salah persepsi, pola kostum harian Dedek kuubah jadi pakaian yang bener-bener mencitrakan sosok anak perempuan. Kerap kupakaikan ia baju terusam atau rok yang cewek banget.

Tapi cara itu juga bukan solusi jitu menjawab salah persepsi para ibu. Bahkan, justru celetukan orang semakin bikin jengkel.
“Kok anak cowok didandani kayak cewek sih!” Nah loh….

Melihat kejengkelanku karena orang selalu salah sebut, suami hanya senyum-senyum saja. “Kalau orang nggak percaya Dedek perempuan buka aja bajunya. Kan cowok ama cewek beda,”katanya enteng. Uh….. (*)