01 Juni 2008

Apa Manfaat Arisan?

MENABUNG merupakan satu langkah efektif yang banyak dipilih orang untuk menghindari kekurangan uang pada suatu saat. Selain itu, menabung juga penting jika seseorang ingin membeli barang tetapi tidak memiliki uang yang memadai. Sebab, hanya dengan cara menabung, keinginan tersebut akan dapat terpenuhi.

Lalu, bagaimana dengan orang yang tidak bisa menabung? Apakah masih ada cara lain untuk memperoleh sejumlah uang untuk membeli barang atau mengumpulkan modal usaha kecil- kecilan?

"Arisan bisa menjadi salah satu cara belajar menabung. Sebab, saat kita ikut arisan, kita akan 'dipaksa' membayar iuran yang sama artinya juga dengan 'dipaksa' menabung," terang Riginoto Wijaya, pengamat keuangan Kota Batam.

Menurut Riginoto, arisan sangat mirip dengan tabungan. Hanya saja, arisan merupakan jenis tabungan yang mendapatkan pengaruh dari luar. Yakni dari sesama peserta arisan.

Saat ini, ada banyak jenis arisan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Baik arisam uang, barang, maupun jenis lainnya. Bahkan, ada juga arisan yang menerapkan sistem bunga.

Sehingga, peserta yang mendapatkan undian paling akhir akan mendapatkan keuntungan paling banyak. Hal itu karena jumlah uang yang diperoleh di akhir periode arisan jelas lebih banyak dibanding penerima di awal. Yakni setelah mendapat tambahan bunga. Penambahan bunga pada setiap periode itu sendiri, dimaksudkan sebagai penarik agar peserta tidak berebut mendapatkan arisan di awal periode.

Namun demikian, penerima arisan di awal periode juga akan mendapatkan keuntungan. Yakni mendapatkan sejumlah uang tanpa perlu menabung terlebih dulu atau tanpa perlu pinjam uang melalui bank. Apalagi, untuk meminjam uang di bank tidaklah mudah.

"Untuk skala kecil, arisan juga bisa menjadi media mengumpulkan modal usaha. Karena, saat mendapatkan undian arisan, uang pasti akan terkumpul dan siap dijadikan modal. Hanya saja, hal itu tergantung jumlah uang yang dikumpulkan sebagai iuran arisan," terangnya.

Mengenai maraknya arisan sistem online melalui internet, Riginoto tidak pernah menyarankan untuk mengikutinya. Karena arisan dengan sistem multilevel marketing tersebut sangat beresiko. (*)




Untung Rugi Ikut Arisan

MENGIKUTI arisan ternyata memiliki untung dan rugi tersendiri terutama dalam hal pengaturan keuangan rumah tangga. Karenanya, kita harus pintar-pintar mengambil keputusan sebelum menentukan apakah akan ikut arisan atau tidak. Apa saja untung rugi ikut arisan?

Salah satu keuntungan ikut arisan adalah bisa menjadi proses perencanaan keuangan rumah tangga. Sebab, tanpa disadari, arisan ternyata mampu membantu perencanaan keuangan. Hal itu berlaku terutama bagi yang memiliki keinginan membeli sesuatu tetapi tak ingin repot menyimpan uang sampai terkumpul.

Dengan mengikuti arisan, Anda jadi dapat memperkirakan, berapa waktu maksimal yang dibutuhkan untuk memperoleh uang atau barang dalam jumlah tertentu. Ini tentunya memudahkan Anda dalam membuat perencanaan pengeluaran Anda.

Keuntungan lain adalah adanya kesempatan mendapatkan pinjaman uang tanpa bunga. Kesempatan itu bisa didapatkan bila kita memperoleh undian di awal arisan. Hal itu pasti jauh menguntungkan daripada meminjam uang dari bank atau pihak manapun yang biasanya meminta pengembalian berupa bunga. Tetapi, namanya undian, kita tak pernah tahu apakah bisa mendapatkannya di awal, tengah, atau akhir periode arisan.

Arisan juga dapat menjadi sarana belajar menabung. Terutama bagi yang sulit atau belum terbiasa menabung. Ikut arisan adalah pilihan yang baik. Mau tidak mau, kita "dipaksa" menyisihkan uang atau barang tertentu pada periode tertentu.

Dengan begitu, kita terlatih untuk lebih merencanakan segala sesuatu dengan lebih matang. Tapi, kalau kita sudah disiplin menabung, ya tidak usah ikut arisan kalau motivasinya hanya latihan menabung, kan kita sudah pintar.

Lalu apa kerugian yang bisa didapatkan saat ikut arisan? Jika dilihat dari segi keuangan, arisan tidak memiliki keuntungan, dalam arti uang yang kita tabungkan selama satu putaran sama saja dengan yang kita dapatkan. Karenanya, jika Anda merupakan tipe orang yang pandai menyisihkan uang dengan disiplin, daripada mengikuti arisan akan lebih baik jika uang itu digunakan sebagai modal investasi. (*/berbagai sumber)



Sesuaikan Kemampuan Kocek

ARISAN sebenarnya tidak berbeda dengan kegiatan kumpul-kumpul lain yang tentunya memiliki dampak positif serta negatif. Karenanya sebelum menentukan apakah akan bergabung dengan kelompok arisan, ada baiknya memperhatikan berbagai hal berikut ini:

a. Mendapat undian arisan di saat awal terkadang dianggap menguntungkan. Sebab itu sama saja dengan mendapatkan pinjaman tanpa bunga. Namun berhubung waktu mendapatkan undian tak dapat dipastikan, arisan bukan pilihan yang tepat bagi calon anggota yang memiliki motivasi mengikuti arisan supaya mendapat pinjaman tanpa bunga. Karenanya, bila Anda merupakan salah satunya, sebaiknya meminjam uang di tempat lain dan jangan berharap dari arisan.

b. Dalam setiap arisan, besarnya iuran yang harus dibayar berbeda antara satu dengan lainnya. Sehingga, sebelum bergabung dalam kelompok arisan tertentu, pastikan nilai iuran terjangkau oleh kocek. Jangan gara-gara gengsi setiap bulan Anda menjadi tersiksa.

c. Pastikan Anda tetap membayar iuran arisan jika telah tiba waktunya. Jangan sampai Anda mengabaikan kewajiban hanya karena sudah mendapatkan undian. Kalau terpaksa tidak bisa menghadiri arisan sebaiknya menitipkan uang iuran atau mentransfer melalui rekening bank. Ingat, hal ini berhubungan dengan masalah kepercayaan lingkungan maupun relasi. (berbagai sumber)

Tidak ada komentar: